FanFic and others

Mei 9, 2011

Tears of Vampire

Filed under: Dong Bang Shin Ki,Korean Fanfic,One Shoot — by Rie - chan @ 4:08 pm

Tears of Vampire

Claimer: Tears of Vampire©Hoshina Hikari™

Genre: AU,Fantasy,Romance ,little Humor.

Rated: Teen.

Pairing: Kim Jaerim x Kim Jaejoong.

Chara:  Kim Jaejoong,Jung Yunho, Shim Changmin,Park Yoochun,Kim Junsu,Kim Jaerim.

Summary:Kim Jaerim adalah vampire berdarah campuran.Ketika dia berumur 5 tahun,dia hampir dibunuh oleh salah keturunan vampire murni.Disaat yang tepat,datanglah Jaejoong yang merupakan vampire murni menolongnya.Dan keduanya pun saling bersahabat secara diam-diam karena tidak mau dibunuh oleh masing-masing pihak.Setelah 10 tahun lamanya,akhirnya mereka menyadari bahwa mereka saling jatuh cinta.Tapi ditengah kedua pihak keluarga yang saling membunuhsatu sama lain, apakah semua akan lancar?

o◦°˚ °◦o

Normal PO’V

Vampire, makhluk penghisap darah yang satu ini sebenarnya ada. Mereka terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu vampre murni dan vampire berdarah campuran.Vampire murni adalah vampire turunan dari hasil perhinikahan antara vampire dan vampire. Sedangkan vampire beradarah campuran adalah keturunan vampiredari hasil pernikahan antara vampire dan manusia.Kedua kelompok tersebut selalu saling membunuh satu sama lain dengan alasan yang tidak masuk akal.

            Suatu hari, ada seorang anak kecil yang bermain di sebuah taman.Dia sedang asyik mencabuti bunga-bunga tersebut untuk dibawa pulang ke rumah dan memberikannya kepada ibunya.Lalu, tiba-tiba seorang pria berjas hitam mendatangi Jaerim.Dia mengeluarkan pedang yang muncul dari telapak tangannya,dan pedang tersebut bertuliskan Bloddy Sword.

            Dengan polosnya, Jaerim bertanya, “Paman mau main pedang-pedangan ya?Jaerim juga mau ikut!”

“Diam!”Kata pria itu.lalu,dengan menggunakan ujung pedangnya, dia menggores(?) leher Jaerim dan darah mulai bercucuran. Jaerim pun berteriak dan mengangis.Kemudian, ketika pria itu hendak menebas pedangnya,muncul seorang anak laki-laki dan menahan pedang pria tersebut dengan pedang yang sama.tapi pedang milik anak laki-laki tersebut bertuliskan Bloody Black Sword. Nama anak laki-laki tersebut adalah Kim Jaejoong.

“Heh, apa yang kamu lakukan pada anak kecil?!” Kata Jaejoong.

“Tolong minggir tuan muda! Vampire berdarah campuran tidak pantas berada di dunia ini!” Kata pria tersebut.

Tanpa berkata apa-apa, dengan cepat, Jaejoong menebaskan pedangnya kepada pria tersebut. Dan pria tersebut pun meninggal seketika. :Justru orang seperti kamu yang tidak pantas berada di dunia ini!”

Lalu, Jaejoong berbalik arah kepada Jaerim. Jaejoong mengusapkan air mata Jaerim sambil berkata semuanya baik-baik saja.Melihat darah yang keluar dari leher Jaerim, Jaejoong menghisap darah tersebut dan membalutnya dengan merobek bajunya.”Sudahlah,jangan menangis lagi. Aku janji hal ini tidak akan terjadi lagi dan aku akan selalu menjagamu apapun yang terjadi.” Kata Jaejoong.

10 tahun kemudian..

Oke, author akan menjelaskannya sekali lagi. Kim Jaejoong adalah  keturunan vampire murni. Dia mempunyai teman sepermainan  yang bernama Jaerim yang merupakan keturunan vampire berdarah campuran.Diam-diam, mereka selalu bermain bersama, dan mereka pun saling jatuh cinta.[reader: woi! Ga usah banyak bacot buruan lanjutin! #disepakauthor ._.]

Jaejoong PO’V

Tidak terasa, sudah 10 tahun lamanya aku menyembunyikan hubunganku dengan Jaerim kepada keluargaku.Terkadang, aku suka menceritakan tentang dia kepada sahabat-sahabatku, Jung Yunho,Shim Changmin,Kim Junsu,dan Park Yoochun.Atau juga sebaliknya aku menceritakan tentang mereka kepada Jaerim.

“Oooi!”Teriak Yunho sambil berlari diikuti oleh Changmin,Junsu,Yoochun.

“Apa?” Tanyaku dengan ekspresi datar.

“Jalan ke sekolah bukan ke arah sini! Kamu mau bolos ya?”Kata Yunho sambil menjitak kepalaku.

“Aku tau kok! Aku kesini Cuma mau menjeput Jaerim. Kita Janjian mau berangkat bareng.”

“Oh,anak  yang sering kamu ceritakan itu.” Kata Yoochun.

“Ngomong daritadi,kek.” Kata Junsu.

“Tapi bukannya keturunan vampire murni dan vampire berdarah campuran bermusuhan?Ga apa-apa tuh? Aku sih tak peduli.” Kata Changmin.

“Maka dari itu aku nunggu dia disini! Itu anaknya datang!” Kataku sambil menunjuk Jaerim.

“Oppa! Maaf aku lama!”Dia sudah terbiasa memanggilku hyung daripada oppa,Aku juga tak keberatan. “ Lho?! Jangan-jangan kalian ini member DBSk ya?! Kyaa! Aku fans kalian!! Oppa, je ileum eun Jaerim imnida.” Lalu yang lainnya juga saling memperkenalkan diri dan berjalan bersama ke sekolah.

Entah kenapa, ketika aku melihat dia berbicara dengan yang lain, aku merasa aneh! Aku merasa kesal, seolah dia hanya boleh berbicara denganku dan dia itu milikku! Ah, kalau tidak salah, ini juga pernah terjadi beberpa kali. Apa… selama ini aku tidak menyadari kalau aku suka pada Jaerim?

Changmin PO’V

Kalau dilihat-lihat..anak ini cantik juga ya.Aku jadi berdebar-debar kalau dekat dengannya. Eh tunggu dulu, apa berarti aku jatuh cinta padanya? Jatuh cinta pada pandangan pertama? Ini.. tak apa-apa kan?

o◦°˚ °◦o

Ding Dong Deng Dong..

“Asyik bel pulang!” Teriak Yunho, “Ayo,kita pulang!”

“ Kalian pulang duluan saja. Aku masih ada urusan.” Kata Jaejoong.

Tak biasanya dia ada urusan seusai sekolah. Jangan-jangan dia mau pulang bareng Jaerim?! Jadi penasarab, apa kubuntuti saja?Ah,tak apa lah. Cuma sekali ini. “Aku juga ada urusan, kalian duluan aja.”

“Yaah, kalian berdua kenapa sih?” tanya Yoochun.

“Iya deh, aneh. Kalian mau pulang bareng Jaerim ya?” Tanya Junsu dengan polosnya. Kenapa dia tau ya?
“Nggak.” Kataku dan Jaejoong bersamaan.

Normal PO’V

Langit semakin senja, dan Jaejoong pun masih berdiri di depan gerbang.Sementara itu, Changmin bersembunyi dibalik pohon dan semak-semak di jarak yang cukup jauh [A/N: si Changmin geje ya -_- #plak].Tak lama kemudian, muncul seorang gadis yang berlari sambil terengah-engah.

“hh..hh…Mianhae, oppa, aku lama,hehehe. Tadi dihukum sama guru gara-gara aku ngobrol saat belajar.” Kata Jaerim sambil tersenyum malu. “Oh iya, tadi aku membuat kue kering saat pelajaran ekonomi.Apa oppa mau mencobanya?”

Kemudian Jaejoong mengambilnya dan memakannya, “Ah,masih enak buatanku.”

“Huuuh! Kalau begitu nanti akan kubuat yang lebih enak lagi melebihi yang oppa buat!”

Jaejoong hanya tersenyum dan mengusap-usap rambut Jaerim.  “Kyaa! Jadi berantakan!” Kata Jaerim sibuk merapikan rambutnya.

“Hahaha, sini kurapihkan.” Ketika dia merapihkan rambut Jaerim, dia sempat berhenti sebentar, kemudian dia mencium kepala Jaerim dengan lembut sambil memegang kepalanya. Wajah dan telinga Jaerim memerah semerah apel. Dia jadi terdiam seribu bahasa.Lalu, Jaejoong menggandeng tangan Jaerim dan berjalan pulang.

Tidak jauh dari mereka, Changmin masih membututi mereka dengan panas(?) membara. ‘Aaargh, apaan sih dia pake cium-sium segala!’ Ucap Changmin dalam hati.

“Ng…Hei.” Panggil Jaejoong.

“Ya?” Jawab Jaerim dengan wajah yang masih memerah.

“…Boku wa anata wo aishiteru imasu..” kata Jaejoong dengan tersipu malu sambil memalingkan wajahnya.

“Eh? Bahasa apa itu? Jepang ya? Artinya apa?”

Sementara itu,Changmin yang sedang membututi mereka…

‘Aaaakh! Dia mengatakannya! Kenapa dia mengatakannya pakai bahasa Jepang ya? Aku harus segera menghentikan mereka!’ Ketika Changmin mau berlari kea rah mereka, seseorang memegangi kakinya sehingga dia terjatuh dengan cara yang konyol. “Heh, ngapain kamu pegang-pegang kaki aku?”

“Ssst! Jangan berisik dan jangan ganggu mereka!” Kata Yoochun.

“Aakh! Umma, apa ya—mmmhhh!” Ketika Yunho mau berteriak, Junsu langsung mendekap mulutnya.

“Sssst! Ada apa dengan kalian? Eh Changmin,kenapa kamu marah sih melihat mereka begitu?” tanya Junsu sambil mendekap Yunho.

“Itu namanya Cinta. Kamu  menyukai gadis itu kan? Khukhu.” Kata Yoochun. “Yunho, kenapa tadi kamu berteriak?”

“Umma, kenapa kamu lebih memilih gadis itu daripada aku?” Kata Yunho sambil mengorek-orek tanah dipojokan.

“Sejak kapan Jaejoong jadi Umma-mu?”Tanya Junsu.

Oke, kembali lagi kepada Jaejoong dan Jaerim.

Jaerim masih penasaran apa yang dikatakan oleh Jaejoong. Tapi akhirnya Jaejoong mengalah, “Artinya…Saranghae…” Katanya sambil menatap mata Jaerim dengan penuh arti.

Dan keempat orang itu—Changmin,Yunho,Yoochun,Junsu—ketika mendengar kata-kata tersebut mereka langsung bengong dengan mulut menganga.Lalu,Aura Changmin terlihat berapi-api entah kenapa, Yunho masih saja mengorek-ngorek tanah dipojokan,sedangkan Yoochun dan Junsu masih saja menganga.

“Apa… Kamu mau menerimaku?” tanya Jaejoong.

“..ta,tapi.. bagaimana dengan keluarga kita? Keluarga kita kan saling bermusuhan..” Kata Jaerim.

Lalu Jaejoong memegangi kepala Jaerim dengan kedua tangannya dan mendekatkan wajahnya kepada Jaerim.” Apa kamu ingat apa yang kukatakan 10 tahun yang lalu? Aku akan selalu menjagamu apapun yang terjadi.”

Tanpa Jaerim sadari, air matanya mulai membasahi pipinya. “Jadi..apa jawabanmu?”Tanya Jaejoong sekali lagi.

“Ten, tentu saja aku menerima!” Kemudian mereka berdua pun saling berpelukan.

Lain lagi ceritanya dengan Changmin dan Yunho. Changmin terlihat begitu sedih, matanya mulai berkaca-kaca tapi dia tidak ingin menangis, ‘Kalau dipikir-pikir, aku juga belum terlalu mengenal Jaerim.Mungkin memang sudah sepantasnya dia jadian dengan Jaejoong.’ Batin Changmin berusaha berfikir positif. Yunho sekarang malah tergeletak(?) begitu saja seperti mayat dengan bercucuran air mata sambil berkata “Umma, kenapa kamu memilih diaaa?” secara berulang-ulang. Yoochun dan Junsu menahan tawa melihat kelakuan aneh Yunho.

Lalu tiba-tiba muncul seorang pria, dan raut muka Jaerim langsung berubah menjadi pucat.”Umma? Apa yang Umma lakukan disini?”

“Itu tidak penting! Apa yang kamu lakukan disini,hah? Siapa dia? Dan mengapa kamu menangis?” Pertanyaan yang bertubi-tubi membuat raut wajah Jaerim semakit pucat.

“Ng..Dia..”

“Saya Kim Jaejoong, saya rasa anda tahu kalau saya ini keturunan vampire murni bukan? Dan saya pacar putri anda.”

“Kau! Cepat menjauh dari anakku!” Lalu,pria itu mengeluarkan pistol dari saku celananya.

“Kalau bisa, tolong simpan senjata anda. Saya tidak ingin terjadi pertumpahan darah.” Kata Jaejoong walaupun dia sudah bersiap untuk mengeluarkan pedangnya.

“Sudah diam!” Wanita itu menarik pelatuk pistolnya. Dengan cepat, jaejoong mengeluarkan pedangnya—Bloody Black Sword– , ketika dia menebaskan pedangnya, dia pikir tebasannya itu meleset. Dan ternyata memang meleset, tapi dia di tolong oleh ke empat sahabatnya, Yunho,Changmin,Yoochun dan Junsu, mereka bersama-sama menebas peluru tersebut. Alhasil, peluru tersebut hancur berkeping-keping.

“Kalian ini, ngapain kalian disini?” tanya Jaejoong.

“Sudah jelas menolongmu!” jawab mereka serempak. “Sejak pulang sekolah tadi,sebenarnya kami membututimu karena kami curiga, hehehe.” Tambah Junsu.

Kemudian, tiba-tiba muncul sekawanan pria yang membawa pistol.Mereka mengepung Jaejoong,Yunho,Changmin,Junsu, dan Yoochun. Sekawanan pria itu menembak mereka secara bersamaan, tapi mereka berlima bisa memotong peluru itu. Tapi semakin lama, mereka semakin lelah, mereka butuh bantuan.

Lalu, muncul lagi seseorang, tapi kali ini dia wanita. Dan dia adalah Appa-nya Jaejoong.Melihat anaknya diserang seperti itu, dia tidak hanya akan tinggal diam, Dia juga mengeluarkan pedangnya dan sekawanan pria itu tumbang satu per satu.

Akhirnya, Umma-nya Jaerim dan Appa-nya saling berhadapan satu sama lain. “Hah, lama juga aku tidak bertarung seperti ini.” Kata Umma-nya Jaerim.

“Ya, akupun begitu.” Sahut .Appa-nya Jaejoong.

“Kumohon tolong dengarkan saya sebentar!” Kata Jaejoong. “Apa kalian tidak pernah berpikir untuk mengakhiri pertarungan ini? Saya dan yang laiinnya ingin berdamai! Kami tidak ingin lagi ada pertumpahann darah! Lalu, sebenarnya saya dan Jaerim sudah berteman 10 tahun lamanya, dan sekarang, kami saling menyukai satu sama lain. Kami ingin kalian merestui hubungan kami.”

“Kami juga setuju dengan perkataan,Jaejoong.” Kata Yunho,Changmin,Junsu,dan Yoochun serempak.

“Saya juga..  saya mohon kabulkan permintaan kami yang satu ini!” Tambah Jaerim sambil menangis. Mereka—Umma-nya Jaerim dan Appa-nya Jaejoong– sempat terhenti sebentar, mereka juga berpikir, untuk apa selama ini mereka saling bertarung? Tapi karena gengsi, mereka tidak mau mengakuinya.

“Haha, aku harus membunuh wanita ini dulu baru bisa berdamai!” Kata pria itu, Appa-nya Jaejoong.

“Justru seharusnya aku yang bilang begitu!” Wanita itu juga tidak mau kalah.

Mereka berdua saling bersiap untuk membunuh dengan menggunakan senjata masing-masing. Ketika pria itu menebaskan pedangnya dan wanita itu menarik pelatuk pistolnya, Jaejoong langsung berdiri di tengah – tengah mereka berdua,melindungi masing-masing pihak dan menerima serangan peluru juga tebasan pedang. “Oppa!” Teriak Jaerim.

“Oi! Apa kamu bodoh? Apa yang kamu lakukan?!” Kata Yunho.

“Ku,kupikir.. Karena..keluargaku dan Jaerim merupakan salah satu keluarga yang mempunyai pengaruh besar di dunia vampire.Kalau mereka berdua meninggal,vampire murni dan vampire berdarah campuran tidak akan bisa bersatu.Kumohon, tolong hentikan pertarungan ini.” Kata Jaejoong dalam keadaan sesak nafas.

“Sebenarnya, aku juga berpikir begitu.Untuk apa selama ini aku bertarung?Aku mengajukan permintaan berdamai dengan vampire murni.”Ucap wanita itu.

“Aku terima.” Kemudian mereka berdua saling berjabat tangan.

Mereka semuapun menangis. Jaejoong tersenyum lemah, dan dia pun jatuh pingsan.

7 Bulan kemudian..

Sudah 7 bulan lamanya jaejoong koma.Setiap hari,,Jaerim,Yunho,Changmin,Junsu,dan Yoochun menjenguknya. Mereka selalu berharap Jaejoong akan segera sadar, tapi dia tak kunjung sadar juga. Hari ini,giliran jaerim yang menajga Jaejoong,dia mengganti bucket bunga yang berada di samping kasur Jaejoong,Lalu, dia me-lap wajah Jaejoong.

“Berkat oppa,sekarang semuanya menajdi gembira.Tapi kenapa oppa tidak? Oppa ,kumohon cepatlah sadar…”  Kata Jaerim sambil mencium bibir Jaejoong dan menangis. Ketika air mata Jaerim mengenai matajaejoong.Tiba-tiba Jaejoong sadarkan diri.

“Kyaa! Akhirnya,akhirnya,oppa terbangun juga!”Jaerim langsung memeluk Jaejoong dengan air matanya yang masih membasahi pipinya.”Kalau aku sudah bangun.Kamu tidak perlu mengangis lagi kan?”Kata Jaejoong sebari mengusap air mata jaerim dengan pipinya. Jaerim tertawa mendengar hal itu.

“Hore! Jaejoong sudah bangun! Pesta! Pesta!”Teriak Yunho yang tiba-tiba masuk.Semuanya tertawa dan semuanya berakhir bahagia.

THE END

*Footnote:: Oppa: kakak,

je ileum eun Jaerim imnida: Namaku Jaerim.

Boku wa anata wo aishiteru imasu :Aku cinta kamu

Saranghae: aku cinta kamu.

Appa: Ayah

Umma:Ibu


At Backstage(?)

ketemu lagi dengan author geje,lebay, yang membawakan tema yang sama dengan sebelumnya -_-

Ini oneshoot pertama >.<
gimana menurutmu? Aneh ga sih, please coment XD

oh iya, author ga nampilin foto jaerim, kenapa? karena itu adalah saya XDDD #gubrak

Kim JaejoongKim Jaejoong

DBSKDBSK

Februari 10, 2011

My Little Vampire Princess

Filed under: Dong Bang Shin Ki,Korean Fanfic — by Rie - chan @ 9:30 am

My Little Vampire Princess

Claimer: Rie Himuro.

Rating: T

Genre: Romance,crack,AU.

Pairing: Kim Jaejoong(jejung) x Rie Shimotsuki(Kim Jaerim)

Chara:DBSK==> Kim Jaejoong, Shim Changmin, Kim Junsu, Jung Yunho, Park Yoochun.

Rie Shimotsuki

Normal PO’V

Vampire, mungkin banyak orang yang tidak percaya dengan semua itu dan mengganggap hanya sebuah mitos belaka. Tapi sebenarnya, mereka benar-benar ada,dan mereka membaur dengan manusia-manusia biasa. Ada 2 kriteria vampir: vampire murni dan vampire blasteran.

Vampire murni, adalah vampire yang berdarah vampire murni, mereka cenderung kanibal,walau tidak sepenuhnya sih,hanya beberapa orang. Sedangkan vampire blasteran adalah vampire yang berdarah setengah vampire dan setengah manusia,mereka bukan kanibal, tetapi mereka tergolong vampire yang “lemah”.

Sebenarnya hubungan antara vampire blasteran dengan vampire murni tidak bisa dibilang baik. Vampire blasteran dianggap “kalangan rendah” oleh vampire murni. Dan bagi kami, vampire murni adalah musuh. Vampire murni bisa menghisap darah siapapun / apapun. Bahkan darah vampire blasteran bisa dihisap terus sampai mati. Itu juga penyebab vampire blasteran menjauhi vampire murni.

Jejung(Jaejoong) PO’V

Udara dingin yang menusuk kulit,rasanya tidak cukup dihangatkan dengan hanya meminum minuman hangat dan berada di pengahangat.Oh ya, aku hampir saja lupa, namaku Kim Jaejoong, orang yang berasal dari Korea. Tapi saat ini aku tinggal di Jepang karena suatu alasan.

Aku tinggal sendirian di sebuah apartemen yang cukup besar.soal uang, aku selalu dikirimi uang setiap sebulan sekali. Selain dikirimi uang, aku juga selalu dikirimi semacam kapsul darah untuk makanan sehari-hari.

Entah kenapa,sejak tadi aku merasa merinding,seperti ada aura yang menusuk dari belakang.Kuharap itu hanya perasaanku saja.

.

.

Aku berjalan menuju ke sekolahku, Seiei Kotogakko(mean:SMA Seiei), sambil mendengarkan lagu lewat earphone.BRUK!Tanpa sengaja, aku bertubrukan dengan seorang gadis—yang cukup manis menurutku—dia berambut hitam sepinggang di modelshagy, kulitnya putih, dan matanya berwarna coklat yang begitu indah. Ketika aku melihat seragamnya, ternyata dia 1 sekolah denganku, mungkin dia adik kelasku. Entah kenapa…. Aku merasakan kalau gadis itu adalah vampire.

“Ah,gomen,” Aku segera membantunya membereskan barang-barangnya.

“A-arigatou gozaimashita..” Kata gadis itu.

“Iie, Dou itashimashita. Kamu murid Seisei Kotogakko kan? Kalau begitu, kita jalan bersama aja.” Dia hanya mengangguk pelan.”Siapa namamu?”

“Nama asliku Kim Jaerim, tapi ketika aku pindah ke Jepang, namaku Rie Shimotsuki.”

“Oh,ternyata kamu orang Korea juga.Namaku Kim Jaejoong, panggil saja Jejung.”

Jaerim(Rie) PO’V

Walaupun udara dingin, aku tidak merasa kedinginan. Tapi, ketika aku bersama Jejung-senpai, aku merasa hangat… Apa aku menyukai  Jejung-senpai?Tapi bagaimana ya reaksi Jejung-senpai kalau mengertahui kalau aku ini vampire,dia pasti ketakutan…

Sebenarnya, sebelum aku masuk Seiei Kotogakko, aku sama sekali nggak tau siapa Jejung-senpai.Lalu, di semenjak masuk Seiei Kotogakko ini,gara-gara pengaruh temanku, aku jadi ikut-ikutan nge-fans sama Jejung-senpai. Gimana ya reaksi temanku itu kalau tau sekarang aku bersama Jejung-senpai?

“Kamu kelas berapa?” Tanya Jejung-senpai.

“E-e-e.. 2-6..” Jawabku.

Normal PO’V

Akhirnya mereka berdua berjalan bersama ke sekolah, tanpa mengetahui kalau mereka vampire satu sama lain.

o◦°˚ °◦o

“Ohayo,” Sapa Jejung begitu masuk ke kelasnya.

“Yo!” Sapa para sahabatnya, Yunho,Changmin,Junsu,Yuchun.

“Tumben ‘sepi’” Kata Jejung, karena biasanya mereka ber-5 selalu dikelilingi para fans-nya.[A/N: mungkin lebih tepatnya dikelilingi oleh para fans dan beberapa stalker XD] “Pada kemana?”

“Oh itu,mereka ada di ruangan KepSek, karena mereka selalu membuat seisi sekolah berisik.” Kata seorang sahabatnya yang bernama Jung Yunho,alias Yunho.

“Aku jadi merasa berdosa -__- ,”Kata Shim Changmin, alias Changmin.

“Yah, mereka pasti baik-baik saja,” Kata Park Yoochun,alias Yuchun.

“Aku yakin begitu,” Kata Kim Junsu.

Tingtong dingdong… (bel istirahat)

Bel istirahat, saat yang menggembirakan bagi murid-murid. Karena ini waktu dimana mereka dapat memakan bekal yang mereka bawa , dan dimana mereka bisa bebas dari pelajaran walaupun hanya beberapa menit.Jejung,Changmin,Yuchun dan Junsu,mereka sedang makan siang di kantin.

“Oh iya,” Jejung baru teringat sesuatu dan berhenti memakan rotinya sejenak,”Tadi pagi aku bertemu dengan seorang gadis.Dia sekolah disini, dia adik kelas kita.”

“Trus kenapa? Ada apa dengan anak itu?” Tanya Yuchun.

“Dia cantik,tangan dan kakinya juga bagus,dan…” tiba-tiba bulu kuduk Jejung berdiri,dan mukanya juga pucat. “Sepertinya dia vampire,tapi aku nggak tau kategori yang mana.”

DEG! Raut muka mereka seketika menjadi pucat. Semuanya terdiam satu sama lain.Kemudian, orang yang dibicarakan oleh mereka itu muncul.

“A,ano, Jejung-senpai?” Tanya Jaerim yang berada di samping Jejung.

“Oh kamu, ada apa?”

“Ma,maaf.Teman saya bilang, dia ingin bertemu senpai, dan yang lainnya(maksudnya member tohoshinki),jadi….” Katanya sambil menyodorkan sebuah buku.

“Maksudmu tanda tangan? Oh baiklah..” Jejung pun menanda tanganinya.

Changmin PO’V

Jadi anak ini yang dimaksudnya. Dia cantik juga. Dadaku berdegup dengan kencang,ada apa ini? Apa aku jatuh cinta padanya? Lalu soal vampire, kurasa nggak masalah kalau dia vampire blasteran, tapi kalo dia vampire murni, bisa – bisa aku hancur berkeping-keping.

“Oi,giliranmu,” Kata Jejung sambil memberikan buku itu padaku.

Aku langsung menangkapnya, lalu aku bertanya siapa nama gadis itu,Ketika aku mau menandatanganinya,aku mendengar suara gaduh.suara apa itu?Kulihat sekumpulan gadis berlari-lari ke arahku dan—ckiiit(bunyi rem(?))— berhenti tepat di depanku dan Jaerim.

“Tunggu dulu!!!!” Lalu gadis – gadis itu langsung menyeretku agak jauh dari Jaerim. “Oi oi oi!” Kataku, “ Anak itu belum terdaftar di anggota kita!!” Kata seorang gadis. “Ya ya, benar!” Gumam gadis lainnya, “Kalau mau tanda tangan mereka, silahkan tanda tangan disini,disini,disana,disitu,blablla,” Kata salah satu dari mereka yang nyuruh Jaerim tanda tangan di kertas setumpukan gunung(?).

Beberapa menit kemudian~

“Okey! Karena kamu udah tanda tangan, kamu resmi menjadi anggota!!” Lalu, sekumpulan gadis gadis itu menaburkan kembang 7 rupa, lalu pergi begitu saja.

“………. Memangnya ada fans kita yang seperti itu ya? -___-a” Tanya Jejung sambil menatap jauh dengan aura muramnya.

“Aku juga baru tau =.= “ Jawab Yunho.

“Serem juga ya,” Gumam Yuchun.

Aku hanya diam saja, sedangkan Junsu tertawa begitu keras.

o◦°˚ °◦o

Jejung PO’V

Setelah semuanya memberikan tanda tangan, Jaerim-pun mengucapkan terima kasih.Lalu dia dan temannya kembali ke kelasnya.

Entah kenapa, sejak Jaerim datang, aku merasakan semacam aura orang yang sedang haus darah atau mungkin juga seperti seseorang yang pacarnya direbut. Dan aku merasakan aura itu dari Yunho! Memangnya aku salah apa padanya? Atau mungkin karena adanya gadis itu tadi? Apa dia merasa ‘cemburu’? Ah nggak mungkin!!!

“Heh,kamu,” Kata Yunho padaku.

“Apa?” Walaupun aku menjawabnya dengan agak dingin, keadaan sebenarnya adalah tanpa kusadari bulu kudukku merinding semua! Ada apa ini?Aku terlihat seperti gadis yang sedang jatuh cinta,lalu dihampiri oleh orang yang kusuka! Apa-apaan ini?! [A/N: Author ngakak abis deh, kalo Jaejoong beneran kaya gini! XD]

Tangan Yunho menggenggam tanganku sambil menatapku dengan begitu dalam “Umma….”. Apa?! Umma katanya?! Umma dalam bahasa korea artinya ibu ‘kan?! Untuk apa dia mengatakan itu?! Orang ini sudah gila!

“Hei kalian, tolong ban—“ Kurasa percuma saja memanggil mereka bertiga! Yuchun dan Junsu asyik saja ngobrol berdua sampai-sampai aku merasakan aura “mesra” dari mereka berdua,membuatku muak!! Sedangkan Changmin asyik saja membaca novel sambil mendengarkan lagu lewat earphone. Kalau sudah begitu, Changmin (biasanya) tidak akan peduli pada sekelilingnya. Orang-orang disekitarku sepertinya sudah gila semua!

Ding Dong Deng Dong….

“Bel pelajaran sudah berbunyi, saatnya masuk kelas!” Kemudian, tanpa ba-bi-bu, aku langsung menarik Changmin dan lari ke kelas.Walaupun Changmin sepertinya terlihat bingung,tapi aku tak peduli, aku terus saja menuju kelas.

Saat sampai di kelas,ternyata pelajaran bebas, tentu saja murid-murid pun senang.

Normal PO’V

“Oi, memangnya ada apaan sih? Mukamu terlihat pucat,” Tanya Changmin pada Jejung.

“….Dia memanggilku Umma!! Dia sudah gila!”

“’Dia’ ?”

Jejung berbisik ke telinganya,dia tak mau mengucapkan keras-keras itu hanya akan membuatnya malu, “Yunho.”

Changmin langsung tertawa begitu keras,sampai-sampai sekelas menoleh kearahnya, “ Kurasa dengan wajah femininmu itu,nggak aneh kalo dia memanggilmu begitu! Hahahah—“

Jejung pun mencekik lehernya dengan tenaga yang cukup besar, kemudian, dia berbisik padanya “Kamu tau kan kalau aku ini vampire yang cukup kuat,hm?” Jejung memperlihatkan  senyum iblis padanya.

“oke oke oke,” Kata Changmin “Lepaskan tanganmu itu.” Jejung pun melepaskannya.

“Oh iya, aku hampir lupa,ada undangan untuk kita semua!” Kata Yunho tiba-tiba disamping Jejung.

“Uwaaa!!” Teriak Jejung sambil menjauh darinya.

“Ada apa? Kaya cewe aja teriak-teriak.” Komentar Yunho.

“Lu-lupakan! Undangan apa,dan dari siapa?”

Telunjuk Yunho menandakan dia ingin Jejung mendekat,lalu dia berbisik “…Undangan pesta dari para vampire.”

“Lihat dong kertasnya,” Pinta Junsu. Lalu Junsu pun membacanya . “Tanggal 14 Februari jam 12 malam tepat di..*nyebutin nama gedung*. Wah,berarti besok dong.”

“Kenapa harus jam segitu sih? Ngantuk -__- “ Keluh Yuchun.[]

o◦°˚ °◦o

Akhirnya jam pun menunjukkan hampir pukul 12.00. Para member Tohoshinki,Yunho,Jejung,Changmin,Junsu,dan Yuchun, mereka pun sudah berada di tempat dimana pesta itu. Tak lama kemudian, sang pemimpin dunia vampire pun datang..

“Mohon perhatiannya sebentar,” Kata seseorang. “Pemimpin kita  ingin berbicara. Silahkan tuan Yuki Shimotsuki.”

‘Shimotsuki? Rasanya nama itu pernah kudengar. Dan dia mirip seseorang,tapi siapa?’ Batin Jejung. Akhirnya, member DBSK menyadarinya di saat yang bersamaan. Kalau marga Shimotsuki itu adalah Rie Shimotsuki atau Kim Jaerim.  Rie Shimotsuki sebenarnya adalah putri dari pemimpin vampire blasteran.

Jejung PO’V

Ooh, jadi Jaerim itu putri dari pemimpin payah itu. Pantas saja aku merasa mengetahui marga itu, dan dia punya aura yang menandakan kalau dia itu vampire. Aku tidak terlalu menyimak apa yang di katakan Yuki-sama,karena aku memang tidak peduli soal vampire atau apalah itu, aku asyik saja menyantap hidangan yang tersedia. Lalu, saat aku melirik, sesosok wanita cantik bergaun panjang berwarna hitam dan aksesories yang begitu pantas dipakai olehnya, ya, wanita itu adalah Rie Shimotsuki.

Dadaku semakin berdegup kencang melihat dia berjalan.Memang sih, dari awal bertemu aku memang suka padanya, tapi rasa sukaku tidak begitu besar. Hanya sebatas “suka”. Tapi sekarang? Yah,kau pasti mengertilah.

Lalu dia menoleh, dan sepertinya dia menoleh ke arahku karena tidak ada orang lain yang berada di dekatku, kemudian dia tersenyum padaku. Senyumannya begitu manis!  Sepertinya aku memang benar-benar jatuh cinta padanya, walaupun aku baru bertemu dengannya. Rasa suka ini tidak bisa di tahan lagi, aku ingin mengenalnya lebih jauh lagi.

Aku menoleh ke arah Changmin, dari wajahnya terlihat jelas. Kalau dia juga menyukai gadis itu. Sejak kapan dia menyukai gadis itu? Apa saat pertama kali bertemu dengannya? Jika dia memang benar-benar menyukai anak itu. Aku tak akan kalah darinya, aku akan melakukan apapun untuk membuat gadis itu menyukaiku.

o◦°˚ °◦o

Acara sudah lama dimulai, tapi aku benar-benar tak bisa melepaskan pandangannku dari gadis itu. Setiap dia pergi kemana pun, selalu di ikuti oleh beberapa orang, menyesakkan saja. Kebetulan sekali, dia sedang sendirian di beranda sekarang ini.

“Kamu nggak ngantuk?” Tanyaku pada Jaerim.

Normal PO’V

“Kamu nggak ngantuk?” Tanya Jejung pada Jaerim.

“Senpai! Ah, tidak aku sudah terbiasa^^,“ Dia tersenyum, “Ternyata… senpai juga seorang vampire ya? Tidak kusangka.”

Jejung tertawa kecil,” Begitu ya? Aku juga tidak mengira kalau kamu adalah vampire, ya memang sih aku sempat mengiranya.”

“… Sebenarnya, aku tidak ingin ada vampire di dunia ini. Vampire hanya memecah belah dunia. Dimana pertumpahan darah antara vampire blasteran dan vampire murni.”

“Ya, aku juga setuju. Jujur saja, aku tidak peduli aku atau orang itu adalah vampire atau makhluk lainnya. Kita semua sama.”

“iya, senpai benar.”

Mereka hanya memandangi langi yang berwarna abu-abu kehitaman berserta bulan purnama dan bintang-bintang yang meneranginya. Sesekali terdengar suara jangkrik di tengah alunan musik yang begitu berisik.Angin sepoi-sepoi juga mulai bermunculan.

“Hachoo!” Jaerim bersin.

Tanpa berkata apa-apa, Jejung melepaskan jasnya dan memakaikannya pada Jaerim, awalnya Jaerim menolak,tapi karena peredebatan masalah sepele,dan Jejung juga tidak mau mengala, akhirnya dia mau memakainya. “Arigatou gozaimashita,senpai.”

Jejung hanya menganggukkan kepala.Beberapa menit kemudian, Changmin memanggil Jejung untuk pergi ke studio untuk pemotretan.”Aku pergi dulu ya,” Pamit Jejung. Jaerim hanya tersenyum,lalu Jejung mencium kening Jaerim.

“Hee?!”Wajah Jaerim berubah menjadi semerah apel, begitu pula Jejung. Tapi Jejung tidak separah Jaerim. Changmin yang melihat hal itu pun,merasa ‘panas’. Kemudian, Jejung pun kembali ke dalam ruangan, “Jaa” Jejung melambaikan tangan tanpa menoleh ke belakang.

“Apa-apaan itu tadi? Ternyata dia juga suka pada Jaerim. Aku nggak boleh kalah!” semangat Changmin membara dalam hati.

“…Aishiteru,Jejung- senpai…” Bisik Jaerim.

o◦°˚ °◦o(In School).

Baru saja para member Tohoshinki sampai di sekolah, tumpukan coklat yang melebihi gunung langsung membanjirinya. Di rak sepatu,di loker,di bawah meja,dll. Hari Valentine adalah salah satu hari yang cukup sibuk bagi mereka!

“Dimana lagi aku harus menaruh coklat-coklat ini? Lagipula, aku nggak mungkin menghabiskan semuanya.” Kata Jejung.

“Sementara ini, kita simpan saja di kantong,lalu masukan ke loker kalau cukup.” Kata Junsu.

Semuanya pun sepakat mengikuti saran Junsu. Sementara yang lain sibuk memindahkan  coklat, Yunho malah bengong. “Umma Jae, mana coklat untukku?” Tanya Yunho dengan tampang —sok manja banget—. “APA?! Kau gila?!” Jejung langsung mengambil jarak.

“Ng..Permisi,Jejung –senpai?” Kata Jaerim.

Jejung pun menghampirinya, dan mengikuti isyarat Jaerim untuk pindah tempat. Changmin yang melihat hal itu, langsung mengikuti mereka tanpa pikir panjang.

“Hei,hei,hei, kalau mereka berdua pergi, lalu siapa yang akan memasukan coklat-coklat ini?!” Tanya Yuchun.

“Sama kalian aja!” Kata Junsu.

“Ha?! Aku saja belum selesai membereskan punyaku!” Keluh Yuchun.

“Aku hanya mau membantu Umma…” Kata Yunho sambil mojok dan ngorek-ngorek  tembok.

“Umma? Maksudmu ibumu?”Tanya Junsu.

“Jejung..kamu lebih memilih gadis itu daripada aku…huhuhu” Yunho semakin mengorek-ngorek tembok sampai ke semen-semennya.

Mendengar hal itu, mereka berdua langsung tertawa begitu keras selama beberapa menit.

Jejung PO’V

Ada apa dia mengajakku ke suatu tempat? Apa ada hal yang dia ingin sampaikan? Mungkinkah dia akan memberikanku coklat valentine?hahaha.

Lalu kami berhenti di tempat yang cukup sepi—ups,sangat sepi–. Pada awalnya, dia hanya diam saja. Lalu dia mengeluarkan sesuatu, yaitu sebuah bungkusan, tapi aku nggak tau itu apa,kemungkian—atau memang bukan kemungkinan—itu coklat.

“Kuharap senpai mau menerimanya!” Katanya sambil membungkuk.

Dengan senang hati aku langsung menerimanya. Aku memeluknya, dan dia memelukku juga,Lalu aku mengucapkan terimakasih padanya.Dia memberiku coklat,apakah ini berarti kalau dia suka padaku?

“Aishiteru,Rie. Maukah kau jadi pacarku?” Akhirnya kata-kata itu keluar dari mulutku tanpa kupikir kembali.

Normal PO’V

“Aishiteru,Rie. Maukah kau jadi pacarku?” Tanya Jejung pada Jaerim.

Jaerim yang mendengar hal itu langsung menangis, “Tentu saja!” Katanya sambil memperkuat pelukannya.Di tengah 2 orang yang berbahagia dan 3 orang yang entah bagaimana nasib selanjutnya,Changmin yang merasa patah hati melihat Jejung dan Jaerim jadian dihadapannya langsung membuat dia jauh lebih sakit di banding sebelumnnya.

Tanpa Changmin sadari, matanya mulai berkaca-kaca, setetes demi setetes air mata pun berjatuhan. “Haha,kenapa karena hal sepele begini aku malah menangis?” Changmin mengusap air matanya, ‘Walaupun berat,aku akan mencoba menerima hal ini dengan sepenuh hati..’ Batin Changmin menguatkan dirinya.

o◦°˚ °◦o(di kelas)

“Kenapa senyum-senyum terus,hm?” Tanya Junsu.

“Pasti terjadi sesuatu antara kamu dengan gadis itu.. iya kan?” Kata Yunho semakin melemparkan sorot mata super tajam pada Jejung yang membuat perasaan tak enak.

“Nggak ada apa-apa kok,Cuma hal biasa.” Kata Jejung mencoba untuk tetap santai.

”Kau bohong kan,Umma?” Yunho lebih memperlihatkan sisi gelapnya. “Be-benar kok! Tanya saja dia!”, Yunho kembali ke tempat duduknya “hn”.

“Ada apa lagi ini dengan cowok yang satu ini?” Kata Yuchun menunjuk ke arah Changmin.”Matanya kelihatan sendu begitu.”

“Ha? Nggak! Nggak kok!” Changmin berusaha membantah.

o◦°˚ °◦o

Hari ini, Jejung dan Jaerim  akan kencan. Mereka sudah janjian sebelumnya di—suatu tempat pokoknya—dan pukul—sekian–.

Jejung PO’V

Kencan pertama, haha. Aku masih sedikit nggak percaya kalau dia bakal jadi pacarku.Syukurlah kalau ini memang benar-benar terjadi. Sekarang sudah pukul 11, kenapa dia belum ada juga? Ah,pasti juga hanya telat sedikit.

“Senpai!” Orang yang baru saja kubicarakan ternyata datang, hari ini dia benar-benar terlihat manis! Aku benar-benar ingin memeluknya! “Sumimasen,senpai!” Kata Jaerim sambil terengah-engah.

“Sudahlah, kamu terengah-engah begitu, santai saja.” Kataku sambil memalingkan muka.”Nah, kalau sudah nggak capek, ayo kita pergi! Apa ada tempat yang ingin kamu kunjungi?”

“Ng… Tidak ada,”Jawabnya lembut.

”Ya sudah, hari ini akan kutraktir semua maumu!” Seruku sambil menarik tangannya.

Normal PO’V

Akhirnya mereka pun jalan-jalan selama kurang lebih 3 jam.Karena lapar, akhirnya mereka memutuskan untuk makan di café. “Apa Kamu senang hari ini?” Tanya Jejung.

“Tentu saja aku senang sekali,senpai!” Jawab Jaerim tertawa riang.

“Ada krim nempel,lho.” Kata Jejung sebari me-lap krim yang ada di pipi Jaerim.Jaerim langsung tersipu malu, tanpa diduga-duga wajah mereka berdua semakin mendekat [A/N: ngerti maksudnya kan? XD].

“Apa yang kamu lakukan disini,anak nakal?!” bentak seseorang dari belakang, dan orang itu adalah Yuki Shimotsuki-sama beserta para pengawal.

“Otosan?!” Jaerim langsung bangkit dari  tempat duduknya. “Tidak ada gunanya kamu berdekatan dengan orang ‘blasteran!” Kata Yuki-sama  yang memberi tekanan pada kata ‘blasteran’, memelototi Jejung dari ujung kepala sampai ke ujung kaki.”’Blasteran’ memang tidak dibutuhkan di dunia ini. Yang di butuhkan adalah yang ‘murni!’” Jelas Yuki-sama.

Sejenak Jejung berpikir “Bukankah dia juga vamprie blasteran? Atau memang bukan?! Kurasa si tua bangka itu sejak awal memang bukan vampire blasteran.’.

Jaerim yang menangis sambil  memohon kepada ayahnya dan minta maaf kepada Jejung “Gomen.. Gomenasai-senpai!” Katanya sambil beriang air mata.

“Shimotsuki, sumimasen.” Jejung menonjok para pengawal Yuki-sama termasuk Yuki-sama. Kemudian, dia menarik tangan Jaerim dan berlari. “Kamu tau kalau aku ini benar-benar mencintaimu? Makhluk apapun kamu,Aku akan tetap mencintaimu. Bukankah sulit untuk melepaskan orang yang kita cintai begitu saja? Kamu juga nggak mau gitu kan?”.

Jaerim menangis karena terharu oleh kata –kata Jejung, sementara itu para pengawal dan Yuki-sama mengejari di belakangnya. Karena banyak jalan yang dicegat, mereka asal lari saja. Tanpa sadar,mereka sudah di kelilingi oleh pasukan  pengawal yang kini jumlahnya meningkat.

Disebrang Jejung dan Jaerim,  pasukan pengawal sedikit demi sedikit dikalahkan. Ternyata, Changmin,Yunho,Yuchun dan Junsu, datang menolong mereka berdua. “Sedang apa kalian kemari?!” Tanya Jejung dalam posisi berjaga-jaga kalau pasukan pengawal itu menyerang.

“Mau apalagi kalau bukan menolongmu?!” Kata mereka kompak yang juag berada di posisi jaga-jaga.

”Hn,kalian memang gila!” Kata Jejung.

”Sebenarnya kami membututimu sejak awal.hehehe” Kata Junsu dengan polosnya.

“Ha?! Ini itu urusanku,bukan urusan kalian!” Jejung membantah.

“ Urunsanmu urusan kami juga tau! “ Yunho menambahkan, “Ck, ngotot sekali.”

Lalu, tanpa mereka sadari, salah satu pengawal siap menembak.Kemudian,DUAR! Sebuah peluru mengenai bahu Jejung, darah pun mulai bercucuran. “Senpai?! “, Jaerim langsung membantu Jejung untuk bangkit.

“Aku baik- baik saja kok. Tenang saja.” Jawab Jejung mencoba menenangkan Jaerim agar tidak panic.

“Bunuh saja anak itu!” Perintah Yuki-sama sambil menunjuk kepada Jejung. DUAR![A/N: maaf author gak tau suara pistol -.-]. Dua tembakan mengenai Jejung. Semakin lama, tubuh Jejung semakin tidak kuat untuk bertahan lagi. Untuk memukul seorang saja tenaganya sudah cukup lemah.

Yunho yang melihat salah satu pengawal hendak menembak Jejung lagi, langsung  melindungi Jejung dengan segenap raganya, dan, DUAR! Sebuah peluru mengenai badan Yunho.

“H-h-h, ka..u in..i p..a..ya..h ya?!” Kata Jejung,

“seorang sabahat sudah sewajarnya menolong sahabat sendiri kan?” Kata Yunho sok pede.

“Hn,da..sar..bo—“ Kemudian Jejung pingsan.

“Senpai!!” Jaerim berusaha sekuat tenaga menopang tubuh Jejung,

“Tenanglah, dia tidak akan mati begitu saja.” Kata Changmin.

Pertempuran(?) habis-habisan terus berlanjut, akhirnya pertempuran dimenangkan oleh Tohoshinki. Meskipun Changmin mengalami patah tulang ,sedangkan Yucuhn dan Junsu kehilangan cukup banyak darah dll.Tapi semua itu tak sia-sia,Yuki-sama akhirnya menyetujui hubungan Jejung dengan Jaerim walaupun dengan berbagai syarat yang hampir setinggi gunung(?).Satu masalah selesai.Namun, Jejung dan Yunho tidak sadarkan diri, mereka koma.

7 Bulan kemudian…

Changmin,Yuchun,dan Junsu yang sudah kembali sehat. Namun, Jejung dan Yunho yang koma selama 7 bulan itu belum juga sadarkan diri.Setiap hari, member Tohoshinki yang tersissa dan Jaerim selalu menjenguk Yunho dan Jejung. Dsn kabar gembira telah datang..

Sedikit demi sedikit  Jejung  mulai sadarkan diri dan membuka matanya, anehnya,disaat yang bersamaan yunho pun begitu.”Wah, mereka bangun di saat yang bersamaan!”  Kata Junsu bahagia.

“Ini..di rumah sakit?” Tanya Jejung. “apa yang terjadi?”

Jaerim langsung memeluk Jejung dengan lembut,sambil menahan air mata bahagia. “Jejung senpai dan Yunho-senpai koma selama 7 bulan.. Syukurlah kalian sudah bangun.” Jelas Jaerim sedikit demi sedikit melepas pelukannya.

Kini, wajah Jejung dan Jaerim berhadapan satu sama lain secara berdekatan(?).”Maaf telah membuatmu kesepian selama ini,”

“Ups,” Tangan Yuchun mendorong kepala  Jaerim sehingga… terjadi kissing scene.  “Ah romantisnya..” Kata Junsu. “Hn,” Kata Changmin dingin.

o◦°˚ °◦o

Beberapa saat kemudian, dimana Jejung dan Yunho sedang berdua,karena yang lain sudah pulang.

“Heh, aku baru ingat. Kenapa waktu itu kamu memanggiku umma?” Tanya Jejung, walau dia ngomongnya dingin begitu, dalamnya sih ‘merinding’.

“Oh itu, karena kamu memang ‘umma’-ku dan aku appa[A/N: salah nulis ya?] – nya :D” Jawabnya sambil tersenyum.

“HAH?!”

THE END


Note: Maafnya kalo cerita ini emang geje, ga nyambung,banyak typo,dan kesalahan lainnya :D

ini pertama kalinya buat penampilan yg berbeda :D

domo arigatou to Laurine-senpai!!! XDD

Kim Jaejoong (Jejung)

Tohoshinki :D


Januari 23, 2011

Story 2 o◦°˚ °◦o Boku wa kyūketsuki no ōke no shison o shite imasu.

Filed under: You’re My Vampire — by Rie - chan @ 11:02 am

o°˚ °oYou’re My Vampire o°˚ °o

Disclaimer: di FF ini, ada beberapa karakter aku gabung dari DBSK(TVXQ/JYJ),SHINee , vocaloid,watashi ni xx shinasai!, juga boku no planita lady.

Claimer: this fanfic made by: RIe-chan Rieke Maryunani™! ©2010

Genre: Romance,little humour,fantasy,crime.

Rated: Teen.

Pairing: Zatsune Miku x Kim Jaejoong

Chara: – Vocaloid: Zatsune Miku, and others.

-DBSK/TVSQ/JYJ: Kim Jaejoong, Shim Changmin.(maaf bagi yang tidak suka korea) and others.

-Watashi ni xx Shinasai! :Himuro Yukina.Shimotsuki Akira,shigure Takumi.

-Boku no Platina Lady:  Odagiri Ai , and other.

-SHINee: Lee Taemin, Choi Minho, and others.

-Uchiha Akai

ini bukan dari cerita pertama, bagi yang baru di tag baca aja dulu sebelumnya :)

o◦°˚ °◦oYou’re My Vampire o◦°˚ °◦o

Kurasa rumor atau mungkin memang kenyataan bahwa “vampire murni adalah musuh vampire blasteran” 100% benar benar tepat[A/N: bahasaku ribet banget ya? maaf deh, ehhe :) ] Kenapa? Biar kujelaskan.

 

SEKARANG, aku dicekik oleh murid baru sekaligus tetangga baruku.Namanya adalah Kim Jaejoong atau Jejung, yang manapun sama saja.

 

“Se..sesak..”

 

“Berikan… berikan darahmu padaku…” Katanya yang terlihat seperti orang haus darah. Ups, mungkin memang haus darah…

 

Dia memberi tanda di leherku dengan kukunya,itu cukup sakit. Kemudian, tanpa basa-basi dia langsung mengigit dan menghisap darahku.

 

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakh!!!!!!!!!!!” Aku berteriak keras. Giigitannya sangat sangat sakit, sakitnya bukan main, sampai sampai aku pun menangis.

 

Ditengah aku kesakitan. seorang perempuan berambut hitam kelam panjang sepinggang memecahkan kaca dinding yang ada sekitar 30 cm dariku.  Lalu, dia menoleh entah ke arahklu atau Jaejoong.

 

“Hei, kau! cepat menyingkir darinya!” perintah perempuan itu pada Jaejoong.

 

Tapi Jaejoong tak mempedulikannya, dia terus saja menghisap darahku sampai-sampai sekarang aku mulai lemas.

 

Perempuan itu berusaha menolongku. Tapi sepertinya dia tak punya cukup tenaga untuk melawan Jaejoong.

 

BRAK! Pintu ruang olahraga terbuka, terlihat Changmin yang sedang terengah-engah.

 

 

“Oi! Cepat sadar!” Kata Changmin sambil menampar pipi Jaejoong secara bergantian. Sampai-sampai pipi Jaejoong terlihat bekas tamparan Changmin. [A/N: si Changmin bakal aku tampar balik! ahah tapi ga deh, ke ui aja ah >:D]

 

Tiba-tiba tubuhku terasa lemas, berdiri pun rasanya sangat sulit. Rasanya aku ingin pingsan.

 

“Darahmu pasti berkurang sangat banyak, makan ini.” Kata perempuan itu tadi sambil memasukan tablet ke mulutku. Lalu, aku pun tak sadarkan diri.

 

o◦°˚ °◦o

 

 

Begitu aku membuka mataku, aku sudah terbaring di ruang UKS, leherku juga sudah dibalut oleh perban. Disebelahku ada perempuan yang memberi tablet darah padaku tadi.

 

“Ah, kau sudah sadar ya..” Katanya.

 

“Arigatou,”

 

“Doutashimashite. Hajimemashite, watashi wa Uchiha Akai desu,vampire blasteran, yoroshiku onegaishimasu(mean: maksudnya nama cewe itu tadi Uchiha Akai)”

 

“Watashi wa Zatsune Miku, vampire blasteran, yoroshiku onegaishimasu,” Kataku juga memperkenalkan diri “..Kenapa kau menolongku?”

 

“Itu.. sudah menjadi tugasku.”

 

Bel pelajaran ke 4 berbunyi, Akai bilang dia harus kembali ke kelasnya. Dia juga menyuruhku tetap di UKS sampai pelajaran selesai.

 

 

o◦°˚ °◦o

 

 

TING TONG TENG TONG. Akhirnya bel pulang sekolah berbunyi. Saat yang kutunggu-tunggu.

 

“Gimana keadaanmu?” Tanya Yukina.

 

“Yah, sudah agak baikan.”

 

“Eh eh Miku-chan, ada apa dengan lehermu? Kok di perban?” Tanya Ai.

 

“A..ano.. Ki,kita berpisah disini ya! Aku ke arah sini. Jaa!” Kataku sambil berlari dan melambaikan tangan.

 

“Jaa(mean: byee)!” Ai dan Yukina juga melambaikan tangan.

 

 

o◦°˚ °◦o

 

 

“Tadaima,” Kuletakan sepatuku di rak. Setelah aku membereskan barangku aku langsung membuka kulkas mencari bahan makanan yang bisa dimasak(dimakan), walaupun aku nggak jago dalam hal memasak.

 

Begitu aku buka kulkas, cuma ada beberapa sayur dan daging yang super sedikit.”Cuma ada ini aja,apanya yang bisa dimasak? Seharusnya aku mampir ke mini market tadi.”

 

“Biar aku aja yang masak, kau tunggu saja. Aku jago masak kok. Bahan seperti apapun jadi.” Kata Jaejoong di pintu berandaku. Aku memang punya kebiasaan membuka pintu beranda.

 

Aku langsung mengambil pisau yang cukup besar ukurannya, lalu, mengambil posisi kalau-kalau dia menyerangku lagi.

 

“Tenanglah,” Katanya santai “Aku ga bakal nyakitin kamu, kok.”

 

Dengan santainya dia mengambil sayuran dan daging tadi,mengambil pisau, kemudian dia mulai memasak. Dengan sekejap makanannya pun matang dan tercium aroma yang sangat menggoda membuat orang lain ingin memakannya. [A/N: jahahah bahasanya..super lebe!]

Tanpa pikir panjang, aku langsung memakannya. perutku sudah nggak tahan.

 

“Gochisou samadeshita(mean: ucapan selesai makan di jpg)…Sakyuu… Oishii tabemono(mean: makasih, makanannya enak)” Kataku pada Jaejong yang tengah asyik duduk di pagar beranda rumahku [A/N:" aku gak tau namanya, maaf kalo bikin bingung..haha :) ] menikmati angin sepoi dan matahari terbenam.

 

“Doutashimashite,” Jawabnya singkat.

 

BUAR! Suara ledakan yang agak gede terdengar dari apartemen Jaejoong. Asap yang berwarna abu-abu keluar dari jendela apartemennya, aku bisa mencium bau gosong dari sana.

 

“Kali ini apa yang kau lakukan, Changmin?!” Teriak Jaejoong.

 

“Gomen!” Kata Changmin membalasnya dari dalam.

 

“Hh.. Kelihatannya aku harus kembali.” Kata Jaejoong. Dia melompat dari berandaku ke beranda apartemennya sekali loncat.

 

“Matte!(mean:tunggu)” Kataku ” Kenapa.. Kamu menghisap darahku?”

 

Dia hanya memandang jauh ke arah matahari terbenam, entah kenapa angin sepoi-sepoi itu membuatnya terlihat keren [A/N: ukh, saya mulai gila!!haha]. Kulihat dia menggepalan tangannya kuat-kuat.

 

“Aku ini bisa dibilang keturunan vampire kerajaan..” Dia berkata begitu sambil terus menatap matahari terbenam. []

 

 

 

 

Behind scene:

hallo! saya yang super imut sudah kembali! #kepedean *diboyok hajar* XD

haahah kata2nya susah dimengerti ya? maaf deh (_ _) maaf juga kalo jelek dan pendek..

maaf juga kalo ff ini geje…hahaha

tsuki chan, maaf ya munculnya baru dikit -.-

huhuhuhuh DBSK misah sama JYJ :’(((( #curhatdikit XD

pokoknya hidup Cassiopeia!!

makasih yg udah mau bacaaa!

mohon doanya(?)

 

 

 

#wajiblikeandcoment!! XD

hahaha

:3

 

TBC!

 

 

Story 1 o◦°˚ °◦o I’m a Vampire

Filed under: You’re My Vampire — by Rie - chan @ 10:56 am

o°˚ °oYou’re My Vampire o°˚ °o

Disclaimer: di FF ini, ada beberapa karakter aku gabung dari DBSK(TVSQ/JYJ),SHINee , vocaloid,watashi ni xx shinasai!, juga boku no planita lady.

Claimer: this fanfic made by: RIe-chan Rieke Maryunani™! ©2010

Genre: Romance,fantasy,crime.

Rated: Teen.

Pairing: Zatsune Miku x Kim Jaejoong

Chara: – Vocaloid: Zatsune Miku, and others.

-DBSK/TVSQ/JYJ: Kim Jaejoong, Shim Changmin.(maaf bagi yang tidak suka korea)

-Watashi ni xx Shinasai! :Himuro Yukina.Shimotsuki Akira.

-Bpku no Platina Lady:  Odagiri Ai , and other.

-SHINee: Lee Taemin, Choi Minho.

 

 

o◦°˚ °◦oYou’re My Vampire o◦°˚ °◦o

 

Vampire, mungkin banyak orang yang tidak percaya dengan semua itu dan mengganggap hanya sebuah mitos belaka. Tapi sebenarnya, mereka benar-benar ada. Ada 2 kriteria vampir: vampire blasteran dan vampire murni. Dan aku ,Zatsune Miku,termasuk dalam kriteria vampire blasteran.

 

Kau tau kenapa aku termasuk kriteria vampire blasteran? Tentu karena orang tuaku adalah vampire dan manusia. Jadi aku setengah vampire dan setengah manusia. Aku bisa tahan terhadap sinar matahari pun karna aku setengah manusia. Vampire murni belum tentu bisa tahan terhadap sinar matahari.

 

Sebenarnya hubungan antara vampire blasteran dengan vampire murni bisa dibilang buruk. Vampire blasteran dianggap “kalangan rendah” oleh vampire murni. Dan bagi kami vampire murni adalah musuh. Vampire murni bisa menghisap darah siapapun / apapun. Bahkan darah vampire blasteran bisa dihisap terus sampai mati. Itu juga penyebab kaum kami menjauhi vampire murni.

 

Pagi itu, itulah awal dari kehidupanku yang menyenangkan juga menyeramkan…

 

“Haaah.. Aku benci pagi hari,” Kataku. Sambil menutup pintu apartemenku,aku tinggal sendirian di apartemen itu.

 

Kulihat ada seorang cowo keren yang sedang melihatku di depan pintunya. Sepertinya dia baru pindah disini karena kulihat dia membawa beberapa kotak kardus yang sepertinya berat dan aku belum pernah melihat dia sebelumnya.

 

“Hei, kamu baru pindah ke sini ya? Mau aku bantu membereskan barangmu?” Tanyaku.

 

Si cowo itu hanya menyeringai(ng…. tersenyum pedit) jahat padaku, seolah ada sesuatu yang lucu dariku atau apalah itu. Kemudian si cowo itu masuk ke apartemennya tanpa mempedulikanku.

 

Apa-apaan cowo itu? Menyebalkan! BAKA! BAKA! Benakku.

 

 

o◦°˚ °◦o

 

“Ohayou!” Kataku pada teman-temanku.

 

“Ohayou, Miku-chan! “ Kata Odagiri,Ai salah satu temanku.

 

“Ohayo,” Kata Himuro Yukina, temanku juga. Dia cewe popular di kelas dan dijuluki Beauty Snow. [A/N:ekekekke, nama julukan Yukina jauh ya sama yg dari ema-sensei :3] sebenarnya dia juga vampire blasteran.

 

“Eh, denger-denger hari ini bakal ada murid baru lho.. katanya sih artis,”kata Ai “Penasaraaaan! Siapa tau ganteng..ahahahaha.”

 

“Ahahahah dasar kamu ini,”kataku “lihat saja nanti.”

 

 

Tingtong dingdong… (bel bunyi)

 

 

“Kiritu,”kata inchou begitu pelajran dimulai “Rei,”semua murid membungkuk “yoroshiku onegaishimasu,” sensei pun membalasnya “cakuseki” semua murid pun duduk.

 

“Hari ini kita kedatangan murid baru, nah silahkan masuk!” Kata sensei.

 

Ternyata, murid baru itu ada 2 orang. Dan salah satunya adalah cowo menyebalkan yang baru kutemui tadi pagi, dan aku merasa orang itu tidak asing bagiku. Aku merasa pernah mengenalnya di suatu tempat.

 

“Hajimemashite,boku no namae wa Shimi Changmin desu,boku wa Korea ni shussin desu. Yoroshiku onegaishimasu!” Kata cowo yang wajahnya lucu(?) itu.

 

“Hajimemashite, bokui wa Kim Jaejoong desu.Yoroshiku onegaishimasu.” Kata BAKA OTOKO itu tadi. Yah kuakui, dia memang keren sih dan gayanya yang cool itu membuatnya tambah keren. Tapi tetap saja aku masih kesal dengan yang tadi pagi,apa-apaan dia?

 

“Kyaaa!! Kalian dari THSK(Tohoshinki) kan?!” Ai mulai rebut sendiri.(aku punya feeling alay modenya bakal on -,-)

 

“Siapa?” tanyaku.

 

“Tohoshinki itu Yah, bisa dibilang grup penyanyi. Mereka tidak hanya terkenal di jepang tapi di korea juga Negara lain! Nama lainnya DBSK(dong bang shin ki) atau TVXQ(tong vfiang xien qi). Lagunya enak banget juga bagus menurutku.” Kata Yukina.

 

“ooh gitu, pantas saja aku merasa nggak asing dengan nama mereka,” memang sih, aku berkata begitu. Tapi, rasanya ada hal yang sangat mengganjal di pikiranku.

 

Kemudian si cowo itu mendekatiku, “Apa?” Tanyaku.

 

Dia berkata “Bau darah,”

 

Darah? Dia bisa mencium bau darah? Jangan-jangan….

“Nggak ada darah,” Kataku tanpa berusaha tenang.

 

“Oh begitukah?” tanyanya, “aku yakin ada bau darah.”

“sudah kubilang nggak ada!” aku bersikeras.

 

“Hmh,” Dia terseyum licik padaku atau lebih tepatnya mungkin menyeringai padaku seolah dia sudah puas mengetahui suatu rahasia dariku. Lalu duduk di tempat yang sudah di tempakan oleh sensei.

 

“pst,Miku,” bisik Yukina “kelihatannya 2 murid baru itu vampire.”

 

“Kurasa begitu,” Kataku .

 

 

o◦°˚ °◦o

 

 

“Yukina,” Panggil Akira Shimotsuki ,sepupu Yukina yang berada di kelas lain “Kau lupa “ini” yang dimaksud “ini” itu adalah makanan darah. Bentuknya sih seperti makanan biasa tapi itu sebenarnya ada darahnya. Misalnya roti isi darah atau apapun itu.

 

“Oh, makasih Akira.” Kata Yukina sambil menerimanya.

 

“Ya,” Jawabnya “hei, apa ada vampire selain kamu dan Miku disini? Aku samar samar merasakannya.” Indra vampire Akira kuat. Mungkin karna itu hanya dia yang merasakannya.

 

“Kurasa begitu,” kata Yukina.

 

Sepertinya 2 murid baru itu memang vampire ya… tapi jenis apa?Benakku.

 

 

o◦°˚ °◦o

 

Aku dimintai tolong oleh Ryuu-sensei untuk membawakan bola-bola ini ke ruang peralatan olahraga, rasanya menyebalkan sekali, berat banget. Walaupun cuma beberapa buah bola tetap saja kalau disatukan menjadi berat.

 

“huuft,” aku menghela nafas setelah menaruh bola-bola itu “nah, aku harus kembali ke kelas. Sebentar lagi bel pelajaran akan berbunyi.”

 

“Kurasa kamu nggak perlu kembali ke kelas,” Kata seseorang.

 

“Siapa itu?!” teriakku.

 

“Kamu juga pasti tau aku kok,” katanya. Kemudian orang itu muncul dari balik jendela [ceritanya dia manjat pohon :D ] yang berada di belakangku lalu masuk ke dalam dan orang itu adalah baka itoko, si murid baru yang bernama Kim Jaejoong.

 

“Kamu mau apa dariku?” Tanyaku “aku nggak punya apa-apa.”

 

“kamu mau tau apa yang aku inginkan?” Kemudian, dia mencekik leherku, mendorongku dengan kuat hingga kepalaku terbentur oleh dinding.

 

 

“Ugh,se,sesak…”Aku berusaha melepaskan tangannya dari leherku.

 

“yang kuinginkan adalah darahmu yang segar.” Katanya. Saat itu aku bisa melihat gigi taringnya yang begitu tajam.[]

 

 

TBC :) )) [nurutan ui ah :D ]

 

Behind Scene:

ekekkeke saya lagi suka hal yang sadis nih :3 . trus kepikiran ini..makanya bikin aja. tapi yang lainnya tetep di lanjutin kok, cuma aku kalo ngetik suka setengah-setengah trus tergantung mood :) .

sankyuu!

jaa ne!

 

 

like and coment! :D D #maksa


Hello world!

Filed under: Uncategorized — by Rie - chan @ 9:28 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Tema: Toni. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.