Tears of Vampire
Claimer: Tears of Vampire©Hoshina Hikari™
Genre: AU,Fantasy,Romance ,little Humor.
Rated: Teen.
Pairing: Kim Jaerim x Kim Jaejoong.
Chara: Kim Jaejoong,Jung Yunho, Shim Changmin,Park Yoochun,Kim Junsu,Kim Jaerim.
Summary:Kim Jaerim adalah vampire berdarah campuran.Ketika dia berumur 5 tahun,dia hampir dibunuh oleh salah keturunan vampire murni.Disaat yang tepat,datanglah Jaejoong yang merupakan vampire murni menolongnya.Dan keduanya pun saling bersahabat secara diam-diam karena tidak mau dibunuh oleh masing-masing pihak.Setelah 10 tahun lamanya,akhirnya mereka menyadari bahwa mereka saling jatuh cinta.Tapi ditengah kedua pihak keluarga yang saling membunuhsatu sama lain, apakah semua akan lancar?
o◦°˚ °◦o
Normal PO’V
Vampire, makhluk penghisap darah yang satu ini sebenarnya ada. Mereka terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu vampre murni dan vampire berdarah campuran.Vampire murni adalah vampire turunan dari hasil perhinikahan antara vampire dan vampire. Sedangkan vampire beradarah campuran adalah keturunan vampiredari hasil pernikahan antara vampire dan manusia.Kedua kelompok tersebut selalu saling membunuh satu sama lain dengan alasan yang tidak masuk akal.
Suatu hari, ada seorang anak kecil yang bermain di sebuah taman.Dia sedang asyik mencabuti bunga-bunga tersebut untuk dibawa pulang ke rumah dan memberikannya kepada ibunya.Lalu, tiba-tiba seorang pria berjas hitam mendatangi Jaerim.Dia mengeluarkan pedang yang muncul dari telapak tangannya,dan pedang tersebut bertuliskan Bloddy Sword.
Dengan polosnya, Jaerim bertanya, “Paman mau main pedang-pedangan ya?Jaerim juga mau ikut!”
“Diam!”Kata pria itu.lalu,dengan menggunakan ujung pedangnya, dia menggores(?) leher Jaerim dan darah mulai bercucuran. Jaerim pun berteriak dan mengangis.Kemudian, ketika pria itu hendak menebas pedangnya,muncul seorang anak laki-laki dan menahan pedang pria tersebut dengan pedang yang sama.tapi pedang milik anak laki-laki tersebut bertuliskan Bloody Black Sword. Nama anak laki-laki tersebut adalah Kim Jaejoong.
“Heh, apa yang kamu lakukan pada anak kecil?!” Kata Jaejoong.
“Tolong minggir tuan muda! Vampire berdarah campuran tidak pantas berada di dunia ini!” Kata pria tersebut.
Tanpa berkata apa-apa, dengan cepat, Jaejoong menebaskan pedangnya kepada pria tersebut. Dan pria tersebut pun meninggal seketika. :Justru orang seperti kamu yang tidak pantas berada di dunia ini!”
Lalu, Jaejoong berbalik arah kepada Jaerim. Jaejoong mengusapkan air mata Jaerim sambil berkata semuanya baik-baik saja.Melihat darah yang keluar dari leher Jaerim, Jaejoong menghisap darah tersebut dan membalutnya dengan merobek bajunya.”Sudahlah,jangan menangis lagi. Aku janji hal ini tidak akan terjadi lagi dan aku akan selalu menjagamu apapun yang terjadi.” Kata Jaejoong.
10 tahun kemudian..
Oke, author akan menjelaskannya sekali lagi. Kim Jaejoong adalah keturunan vampire murni. Dia mempunyai teman sepermainan yang bernama Jaerim yang merupakan keturunan vampire berdarah campuran.Diam-diam, mereka selalu bermain bersama, dan mereka pun saling jatuh cinta.[reader: woi! Ga usah banyak bacot buruan lanjutin! #disepakauthor ._.]
Jaejoong PO’V
Tidak terasa, sudah 10 tahun lamanya aku menyembunyikan hubunganku dengan Jaerim kepada keluargaku.Terkadang, aku suka menceritakan tentang dia kepada sahabat-sahabatku, Jung Yunho,Shim Changmin,Kim Junsu,dan Park Yoochun.Atau juga sebaliknya aku menceritakan tentang mereka kepada Jaerim.
“Oooi!”Teriak Yunho sambil berlari diikuti oleh Changmin,Junsu,Yoochun.
“Apa?” Tanyaku dengan ekspresi datar.
“Jalan ke sekolah bukan ke arah sini! Kamu mau bolos ya?”Kata Yunho sambil menjitak kepalaku.
“Aku tau kok! Aku kesini Cuma mau menjeput Jaerim. Kita Janjian mau berangkat bareng.”
“Oh,anak yang sering kamu ceritakan itu.” Kata Yoochun.
“Ngomong daritadi,kek.” Kata Junsu.
“Tapi bukannya keturunan vampire murni dan vampire berdarah campuran bermusuhan?Ga apa-apa tuh? Aku sih tak peduli.” Kata Changmin.
“Maka dari itu aku nunggu dia disini! Itu anaknya datang!” Kataku sambil menunjuk Jaerim.
“Oppa! Maaf aku lama!”Dia sudah terbiasa memanggilku hyung daripada oppa,Aku juga tak keberatan. “ Lho?! Jangan-jangan kalian ini member DBSk ya?! Kyaa! Aku fans kalian!! Oppa, je ileum eun Jaerim imnida.” Lalu yang lainnya juga saling memperkenalkan diri dan berjalan bersama ke sekolah.
Entah kenapa, ketika aku melihat dia berbicara dengan yang lain, aku merasa aneh! Aku merasa kesal, seolah dia hanya boleh berbicara denganku dan dia itu milikku! Ah, kalau tidak salah, ini juga pernah terjadi beberpa kali. Apa… selama ini aku tidak menyadari kalau aku suka pada Jaerim?
Changmin PO’V
Kalau dilihat-lihat..anak ini cantik juga ya.Aku jadi berdebar-debar kalau dekat dengannya. Eh tunggu dulu, apa berarti aku jatuh cinta padanya? Jatuh cinta pada pandangan pertama? Ini.. tak apa-apa kan?
o◦°˚ °◦o
Ding Dong Deng Dong..
“Asyik bel pulang!” Teriak Yunho, “Ayo,kita pulang!”
“ Kalian pulang duluan saja. Aku masih ada urusan.” Kata Jaejoong.
Tak biasanya dia ada urusan seusai sekolah. Jangan-jangan dia mau pulang bareng Jaerim?! Jadi penasarab, apa kubuntuti saja?Ah,tak apa lah. Cuma sekali ini. “Aku juga ada urusan, kalian duluan aja.”
“Yaah, kalian berdua kenapa sih?” tanya Yoochun.
“Iya deh, aneh. Kalian mau pulang bareng Jaerim ya?” Tanya Junsu dengan polosnya. Kenapa dia tau ya?
“Nggak.” Kataku dan Jaejoong bersamaan.
Normal PO’V
Langit semakin senja, dan Jaejoong pun masih berdiri di depan gerbang.Sementara itu, Changmin bersembunyi dibalik pohon dan semak-semak di jarak yang cukup jauh [A/N: si Changmin geje ya -_- #plak].Tak lama kemudian, muncul seorang gadis yang berlari sambil terengah-engah.
“hh..hh…Mianhae, oppa, aku lama,hehehe. Tadi dihukum sama guru gara-gara aku ngobrol saat belajar.” Kata Jaerim sambil tersenyum malu. “Oh iya, tadi aku membuat kue kering saat pelajaran ekonomi.Apa oppa mau mencobanya?”
Kemudian Jaejoong mengambilnya dan memakannya, “Ah,masih enak buatanku.”
“Huuuh! Kalau begitu nanti akan kubuat yang lebih enak lagi melebihi yang oppa buat!”
Jaejoong hanya tersenyum dan mengusap-usap rambut Jaerim. “Kyaa! Jadi berantakan!” Kata Jaerim sibuk merapikan rambutnya.
“Hahaha, sini kurapihkan.” Ketika dia merapihkan rambut Jaerim, dia sempat berhenti sebentar, kemudian dia mencium kepala Jaerim dengan lembut sambil memegang kepalanya. Wajah dan telinga Jaerim memerah semerah apel. Dia jadi terdiam seribu bahasa.Lalu, Jaejoong menggandeng tangan Jaerim dan berjalan pulang.
Tidak jauh dari mereka, Changmin masih membututi mereka dengan panas(?) membara. ‘Aaargh, apaan sih dia pake cium-sium segala!’ Ucap Changmin dalam hati.
“Ng…Hei.” Panggil Jaejoong.
“Ya?” Jawab Jaerim dengan wajah yang masih memerah.
“…Boku wa anata wo aishiteru imasu..” kata Jaejoong dengan tersipu malu sambil memalingkan wajahnya.
“Eh? Bahasa apa itu? Jepang ya? Artinya apa?”
Sementara itu,Changmin yang sedang membututi mereka…
‘Aaaakh! Dia mengatakannya! Kenapa dia mengatakannya pakai bahasa Jepang ya? Aku harus segera menghentikan mereka!’ Ketika Changmin mau berlari kea rah mereka, seseorang memegangi kakinya sehingga dia terjatuh dengan cara yang konyol. “Heh, ngapain kamu pegang-pegang kaki aku?”
“Ssst! Jangan berisik dan jangan ganggu mereka!” Kata Yoochun.
“Aakh! Umma, apa ya—mmmhhh!” Ketika Yunho mau berteriak, Junsu langsung mendekap mulutnya.
“Sssst! Ada apa dengan kalian? Eh Changmin,kenapa kamu marah sih melihat mereka begitu?” tanya Junsu sambil mendekap Yunho.
“Itu namanya Cinta. Kamu menyukai gadis itu kan? Khukhu.” Kata Yoochun. “Yunho, kenapa tadi kamu berteriak?”
“Umma, kenapa kamu lebih memilih gadis itu daripada aku?” Kata Yunho sambil mengorek-orek tanah dipojokan.
“Sejak kapan Jaejoong jadi Umma-mu?”Tanya Junsu.
Oke, kembali lagi kepada Jaejoong dan Jaerim.
Jaerim masih penasaran apa yang dikatakan oleh Jaejoong. Tapi akhirnya Jaejoong mengalah, “Artinya…Saranghae…” Katanya sambil menatap mata Jaerim dengan penuh arti.
Dan keempat orang itu—Changmin,Yunho,Yoochun,Junsu—ketika mendengar kata-kata tersebut mereka langsung bengong dengan mulut menganga.Lalu,Aura Changmin terlihat berapi-api entah kenapa, Yunho masih saja mengorek-ngorek tanah dipojokan,sedangkan Yoochun dan Junsu masih saja menganga.
“Apa… Kamu mau menerimaku?” tanya Jaejoong.
“..ta,tapi.. bagaimana dengan keluarga kita? Keluarga kita kan saling bermusuhan..” Kata Jaerim.
Lalu Jaejoong memegangi kepala Jaerim dengan kedua tangannya dan mendekatkan wajahnya kepada Jaerim.” Apa kamu ingat apa yang kukatakan 10 tahun yang lalu? Aku akan selalu menjagamu apapun yang terjadi.”
Tanpa Jaerim sadari, air matanya mulai membasahi pipinya. “Jadi..apa jawabanmu?”Tanya Jaejoong sekali lagi.
“Ten, tentu saja aku menerima!” Kemudian mereka berdua pun saling berpelukan.
Lain lagi ceritanya dengan Changmin dan Yunho. Changmin terlihat begitu sedih, matanya mulai berkaca-kaca tapi dia tidak ingin menangis, ‘Kalau dipikir-pikir, aku juga belum terlalu mengenal Jaerim.Mungkin memang sudah sepantasnya dia jadian dengan Jaejoong.’ Batin Changmin berusaha berfikir positif. Yunho sekarang malah tergeletak(?) begitu saja seperti mayat dengan bercucuran air mata sambil berkata “Umma, kenapa kamu memilih diaaa?” secara berulang-ulang. Yoochun dan Junsu menahan tawa melihat kelakuan aneh Yunho.
Lalu tiba-tiba muncul seorang pria, dan raut muka Jaerim langsung berubah menjadi pucat.”Umma? Apa yang Umma lakukan disini?”
“Itu tidak penting! Apa yang kamu lakukan disini,hah? Siapa dia? Dan mengapa kamu menangis?” Pertanyaan yang bertubi-tubi membuat raut wajah Jaerim semakit pucat.
“Ng..Dia..”
“Saya Kim Jaejoong, saya rasa anda tahu kalau saya ini keturunan vampire murni bukan? Dan saya pacar putri anda.”
“Kau! Cepat menjauh dari anakku!” Lalu,pria itu mengeluarkan pistol dari saku celananya.
“Kalau bisa, tolong simpan senjata anda. Saya tidak ingin terjadi pertumpahan darah.” Kata Jaejoong walaupun dia sudah bersiap untuk mengeluarkan pedangnya.
“Sudah diam!” Wanita itu menarik pelatuk pistolnya. Dengan cepat, jaejoong mengeluarkan pedangnya—Bloody Black Sword– , ketika dia menebaskan pedangnya, dia pikir tebasannya itu meleset. Dan ternyata memang meleset, tapi dia di tolong oleh ke empat sahabatnya, Yunho,Changmin,Yoochun dan Junsu, mereka bersama-sama menebas peluru tersebut. Alhasil, peluru tersebut hancur berkeping-keping.
“Kalian ini, ngapain kalian disini?” tanya Jaejoong.
“Sudah jelas menolongmu!” jawab mereka serempak. “Sejak pulang sekolah tadi,sebenarnya kami membututimu karena kami curiga, hehehe.” Tambah Junsu.
Kemudian, tiba-tiba muncul sekawanan pria yang membawa pistol.Mereka mengepung Jaejoong,Yunho,Changmin,Junsu, dan Yoochun. Sekawanan pria itu menembak mereka secara bersamaan, tapi mereka berlima bisa memotong peluru itu. Tapi semakin lama, mereka semakin lelah, mereka butuh bantuan.
Lalu, muncul lagi seseorang, tapi kali ini dia wanita. Dan dia adalah Appa-nya Jaejoong.Melihat anaknya diserang seperti itu, dia tidak hanya akan tinggal diam, Dia juga mengeluarkan pedangnya dan sekawanan pria itu tumbang satu per satu.
Akhirnya, Umma-nya Jaerim dan Appa-nya saling berhadapan satu sama lain. “Hah, lama juga aku tidak bertarung seperti ini.” Kata Umma-nya Jaerim.
“Ya, akupun begitu.” Sahut .Appa-nya Jaejoong.
“Kumohon tolong dengarkan saya sebentar!” Kata Jaejoong. “Apa kalian tidak pernah berpikir untuk mengakhiri pertarungan ini? Saya dan yang laiinnya ingin berdamai! Kami tidak ingin lagi ada pertumpahann darah! Lalu, sebenarnya saya dan Jaerim sudah berteman 10 tahun lamanya, dan sekarang, kami saling menyukai satu sama lain. Kami ingin kalian merestui hubungan kami.”
“Kami juga setuju dengan perkataan,Jaejoong.” Kata Yunho,Changmin,Junsu,dan Yoochun serempak.
“Saya juga.. saya mohon kabulkan permintaan kami yang satu ini!” Tambah Jaerim sambil menangis. Mereka—Umma-nya Jaerim dan Appa-nya Jaejoong– sempat terhenti sebentar, mereka juga berpikir, untuk apa selama ini mereka saling bertarung? Tapi karena gengsi, mereka tidak mau mengakuinya.
“Haha, aku harus membunuh wanita ini dulu baru bisa berdamai!” Kata pria itu, Appa-nya Jaejoong.
“Justru seharusnya aku yang bilang begitu!” Wanita itu juga tidak mau kalah.
Mereka berdua saling bersiap untuk membunuh dengan menggunakan senjata masing-masing. Ketika pria itu menebaskan pedangnya dan wanita itu menarik pelatuk pistolnya, Jaejoong langsung berdiri di tengah – tengah mereka berdua,melindungi masing-masing pihak dan menerima serangan peluru juga tebasan pedang. “Oppa!” Teriak Jaerim.
“Oi! Apa kamu bodoh? Apa yang kamu lakukan?!” Kata Yunho.
“Ku,kupikir.. Karena..keluargaku dan Jaerim merupakan salah satu keluarga yang mempunyai pengaruh besar di dunia vampire.Kalau mereka berdua meninggal,vampire murni dan vampire berdarah campuran tidak akan bisa bersatu.Kumohon, tolong hentikan pertarungan ini.” Kata Jaejoong dalam keadaan sesak nafas.
“Sebenarnya, aku juga berpikir begitu.Untuk apa selama ini aku bertarung?Aku mengajukan permintaan berdamai dengan vampire murni.”Ucap wanita itu.
“Aku terima.” Kemudian mereka berdua saling berjabat tangan.
Mereka semuapun menangis. Jaejoong tersenyum lemah, dan dia pun jatuh pingsan.
7 Bulan kemudian..
Sudah 7 bulan lamanya jaejoong koma.Setiap hari,,Jaerim,Yunho,Changmin,Junsu,dan Yoochun menjenguknya. Mereka selalu berharap Jaejoong akan segera sadar, tapi dia tak kunjung sadar juga. Hari ini,giliran jaerim yang menajga Jaejoong,dia mengganti bucket bunga yang berada di samping kasur Jaejoong,Lalu, dia me-lap wajah Jaejoong.
“Berkat oppa,sekarang semuanya menajdi gembira.Tapi kenapa oppa tidak? Oppa ,kumohon cepatlah sadar…” Kata Jaerim sambil mencium bibir Jaejoong dan menangis. Ketika air mata Jaerim mengenai matajaejoong.Tiba-tiba Jaejoong sadarkan diri.
“Kyaa! Akhirnya,akhirnya,oppa terbangun juga!”Jaerim langsung memeluk Jaejoong dengan air matanya yang masih membasahi pipinya.”Kalau aku sudah bangun.Kamu tidak perlu mengangis lagi kan?”Kata Jaejoong sebari mengusap air mata jaerim dengan pipinya. Jaerim tertawa mendengar hal itu.
“Hore! Jaejoong sudah bangun! Pesta! Pesta!”Teriak Yunho yang tiba-tiba masuk.Semuanya tertawa dan semuanya berakhir bahagia.
THE END
*Footnote:: Oppa: kakak,
je ileum eun Jaerim imnida: Namaku Jaerim.
Boku wa anata wo aishiteru imasu :Aku cinta kamu
Saranghae: aku cinta kamu.
Appa: Ayah
Umma:Ibu
At Backstage(?)
ketemu lagi dengan author geje,lebay, yang membawakan tema yang sama dengan sebelumnya -_-
Ini oneshoot pertama >.<
gimana menurutmu? Aneh ga sih, please coment XD
oh iya, author ga nampilin foto jaerim, kenapa? karena itu adalah saya XDDD #gubrak





